Rabu, 06 November 2013

Menu Filsafat Edisi keEnam

            *Bagian 2
Pembelajaran seperti apa yang perlu ditekankan oleh guru? Pendidikan yang menekankan pada constructivism. Keteladanan dalam pendidikan tidaklah cukup namun yang harus ditekankan dalam pendidikan adalah konstruksi. Ketika keteladanan yang ditekankan maka tidak cukup manusia memberikan keteladanan. Jika metode keteladanan yang diberikan oleh guru diberikan maka akan memunculkan kemunafikan  karena bisa jadi seorang guru diluar tampak bagus namun didalamnya isinya keropos. Sekarang banyak guru yang melakukan pelanggaran asusila. Hakim yang melakukan tindak korupsi. Yang harus dilakukan guru adalah melakukan kerja nyata dan karya nyata. Jadi sebagai guru harus rasional, tekankan pada interaksi.
Filsafat apa yang berkembang pada masyarakat sekarang? Sekarang dikembangkan metode abstraksi. Yang berkembang sekarang adalah filsafat bahasa yang analitik dan kontemporer. Karena filsafat bahasa maka matematika pun dianggap sebagai bahasa. Setiap ilmu didekati dengan bahasa.
Bagaimana peran filsafat secara konkrit dalam dunia modern? Ilmu filsafat pertama kali berkembang pada masa yunani kuno yakni pada masa Plato, Aristoteles, Permenides dan Heraklitos. Kemudian mengalami masa kegelapan pada sebelum abad ke 5 sampai abad ke 13. Dimana tidak ditemukannya karya-karya para filsuf yang dapat dijadikan sebagai pedoman perkembangan ilmu. Pada abad kegelapan tersebut semua karya para filsuf dihilangkan habis oleh Gereja. Kemudian karena terjadi perang antar Gereja dan msyarakat maka terjadi interaksi yang menjadikan peluang ditemukannya buku-buku kuno para filsuf. Pada sekitar abad 6 pengaruh filsuf Islam muncul dan didukung dengan ditemukannya buku-buku peninggalan para filsuf maka dibangkitkan lagi filsafat.
Kemunculan filsafat setelah masa kegelapan, Pada abad ke 13 sampai abad ke 15 adalah masa pencerahan. Dimana berkembang pemikiran sains Copernicus, Galileo Galilei dan lain-lain. Karena pemikiran Galileo dan para pemikir lainnya bertentangan dengan gereja akhirnya di bunuhlah semua filsuf karena menentang teori gereja. Gereja tidak mau disalahkan dengan teorinya dan tidak mau menerima kebenaran dari teori para filsuf. Namun kebenaran akhirnya muncul pada zaman modern setelah abad ke 15 yang berkembang gagasan Immanuel Kant tentang sinergisitas paham idealism dan realism, David Hume, Rene Descartes.
Paham rasionalism dan empirism bertempur dan muncullah paham idealism yang terjadi sekarang menggunakan dasar berkembangnya ilmu murni, termasuk pengembangan ilmu matematika murni. Idealism menjadi anak emas dan ujung tombak dari power now yang ada sekarang. Idealism dipercaya dan digunakan oleh bangsa-bangsa termasuk di Indonesia. Contohnya idealism digunakan dalam pengembangan kurikulum 2013 di Indonesia, pemimpin P4TK pendidikan matematika dipimpin oleh orang yang berasanl dari background non pendidikan, matematika murni.
Adakah perdebatan para filsuf? Perdebatan para filsuf dalam bentuk tulisan. Bukan berupa adu fisik atau perang. Namun dapat dikembangkan ke dunia kartun/media pembelajaran. Masing-masing filsuf mempunyai hakikat. Guru matematika harus berani berdiskusi sampai pada tataran hakikat. Jika guru tidak berani berbicara tentang makna hakikat maka hanya akan menjadi objek saja.
Bagaimana cara Immanuel kant mensinergikan rasionalism dan empirism? Pada perkembangan filsafat modern Immanuel Kant mensinergikan ide besar empirisme dan rasionalisme. Proses sinergi dilakukan dengan melibatkan intuisi pengalaman dalam ruang dan waktu. Agar menjadi ilmu logika turun dan pengalaman naik. Konsep keilmuan yang dicetuskan Immanuel Kant adalah sintesis apriori. Sintetik apriori adalah proses berfikir tertinggi yang melibatkan judgement (memutuskan, berpendapat) berada dalam teori bloom dan evaluai. Pengambilan keputusan adalah bagian kecerdasan
Apakah yang disebut masyarakan Feudal? Masyarakat archaic adalah masyarakat batu. Tribal adalah suku pedalaman. Oleh mereka, orang yang beragama dianggap tradisional. Orang feudal sudah main kekuasaan, menggunakan teknologi untuk menguasai. Jadi aneh jika tribal berfilsafat, maka mereka tidak mampu berfilsafat dengan kita. (orang-orang timur). Menurut mereka jangan terlalu rumit dalam berfikir, lebih suka mengambil yang praktis saja. Kemudian tidak fair ketika berdiskusi, karena mereka mengklaim filsafat adalah milik mereka. Tantangan power now adalah mereka berusaha men-just kebenaran internasional.merasa tidak dapat menggunakan unsur-unsur dari arcaic, tribal dan sebagainya sehingga mereka ciptakan  agama baru, yang menyejajarkan semua agama. Filsafat tersebut adalah filsafat perennial, segala sesuatu dibuat sejajar contohnya di inggrish, semua agama sama.

Pandangan kurikulum 2013? Dalam pengembangan kurikulum perlu memperhatikan aspek ilmu pengetahuan dan kompetensi yang akan dicapai. Secara garis besar ilmu pengetahuan dibagi menjadi dua kelompok besar, ilmu-ilmu alam dan ilmu-ilmu humaniora. Ilmu yang lain adalah penjabaran dari kedua ilmu tersebut. Kurikulum 2013 menekankan pada ilmu sain saja. Artinya tidak melibatkan ilmu humaniora. Kurikulum pendidikan di Indonesia tidak akan lengkap jika tanpa ilmu humaniora. Pererintah juga tidak dapat menjawab pertanyaan power now yang sangat membutuhkan banyak tenaga kerja. Sebenarnya kelompok humaniora sudah terpinggirkan sejak zaman Auguste Comte. Apa yang terjadi sekarang adalah turunannya saja. Dewa dari power now adalah rasa ingin tau yang tidak terbatas dengan berbagai penelitian dan teknologi yang tidak terhindarkan. Prinsip spiritualitas adalah ada ruang dan waktunya, sesuatu yang boleh tau dan tidak. 

Menu Filsafat Edisi keEnam


Bagian 1
*Sejarah perkembangan ilmu filsafat
Kajian dalam filsafat adalah segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Terdapat dua pendapat filsuf Pemenides dan Heraklitos yang menjadi cikal bakal perkembangan filsafat hingga sekarang. Menurut Permenides segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada bersifat tetap dan menurut Heraklitos segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada bersifat berubah. Kedua filsafat ini meliputi segala sesuatu yang menempatkan material diurutan paling bawah, formal, normative dan spiritual teratas. Setelah bertahun-tahun Plato menggembangkan ide Permenides dalam konsep idealism nya dan ide Heraklitos dikembangkan oleh murid Plato, Aristoteles dengan gagasan realism nya.
Idealism kemudian dikembangkandengan gagasan rasionalism yang bersifat analitik apriori oleh Rene Descartes. Dimana segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada selalu mempunyai koherensi. Realism dikembangkan lagi oleh David Hume dengan gagasan besarnya tentang empirisme yang bersifat sintetik apriori. Dimana segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada selalu mempunyai korelasi.
Pada perkembangan filsafat modern Immanuel Kant mensinergikan ide besar empirisme dan rasionalisme. Proses sinergi dilakukan dengan melibatkan intuisi pengalaman dalam ruang dan waktu. Agar menjadi ilmu logika turun dan pengalaman naik. Konsep keilmuan yang dicetuskan Immanuel Kant adalah sintesis apriori. Sintetik apriori adalah proses berfikir tertinggi yang melibatkan judgement (memutuskan, berpendapat) berada dalam teori bloom dan evaluai. Menurut Immanuel Kant pengambilan keputusan adalah bagian kecerdasan
Dalam sejarah perjalanan ilmu filsafat muncul seorang filsuf yang tidak menyukai cara berfikir filsafat yang di gagas oleh para filsuf terdahulu. Auguste Comte menentang ilmu filsafat yang ada terlalu teoritis, njlimet, dan kurang praktis dan aplikatif.  Auguste Comte menggagas konsep positivism yang menjadi tonggak perkembangan pluralism. Dimana menempatkan spiritual dibawah tradisional dan kemajuan teknologi dan tradisional di antara spiritual dan kemajuan teknologi dan informasi. Maka sekarang penguasa dunia adalah negara yang mampu mengembangkan teknologi, informasi dan komunikasi. Menekankan pada pengembangan ilmu sains dan melupakan hakikat dari keseimbangan alam.
Dampak dari pemikiran positivism, Auguste Comte adalah adanya power now yang tidak dapat dihentikan. Dimana empat pilar  power now tersebut adalah neo capitalism, neo hedonism, neo pragmatism dan neo utilitalian. Power now yang ada berpengaruh besar dari masa ke masa di setiap elemen masyarakat dari mulai archaic (masyarakat batu), masyarakat trimbal, tradisional, feudal, modern, post modern, dan post post modern (kontemporer). Melihat power now yang ada sekarang maka tidak ada solusi yang dapat dilakukan untuk meminimalisir pengaruhnya kecuali dengan meningkatkan spiritualitas (dzikir) mengingat Tuhan setiap waktu.
Perkembangan filsafat secara umum menjadikan pluralism dan monoisme. Pluralism berkembang dari teori Heraklitos yang mengagung-angungkan kehidupan dunia. Degan berbagai ilmu dan temuan tanpa batas. Dan monoism berkembang dari teori permenides, yang memandang kedalam akherat daripada kehidupan dunia. Berkat filsafat bermunculan berbagai disiplin ilmu antara lain gorgrafi, geologi, ontologi, epistimologi dan yang lainnya. Untuk menyeimbangkan kehidupan ini perlu mensinergikan antara pluralism dan monoism. Menerima dampak pluralism sebagai sarana mengikuti perkembangan ilmu dan tantangan majunya tingkat kehidupan dan tetap melandaskan segala sesuatu dengan spiritualism untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akherat.