Kamis, 03 Mei 2012

Memainkan Peran Pemuda


           Memainkan Peran Pemuda


Datang dari barat…
Datang dari timur…
Mahasiswa…
Petikan lagu di atas merupakan lagu wajib yang sering dikumandangkan mahasiswa-mahasiswa yang sedang turun di jalan. Bukan tidak memiliki arti apa-apa namun di dalamnya mengandung filosofi yang dalam. Mengandung semangat kepemudaan. Mahasiswa diberbagai daerah belahan bumi Indonesia adalah satu yang bertanggung jawab sebagai pengontrol dan satpam pemerintah. Mengawasi dan mengkritisi kebijakan pemerintah demi kesejahteraan rakyat. Dan selalu stand by untuk menjadi pahlawan yang menegakkan kebenaran dan keadilan. Itulah sosok mahasiswa.
            Mahasiswa pada zaman dulu ketika rakyat Indonesia haus akan keadilan adalah sosok pahlawan penyalur aspirasi wong cilik, mereka dipandang sebagai kaum intelektual yang dapat di contoh keteladanannya karena perjuangannya untuk rakyat. Semangat nasionalisme kebangsaan yang tinggi. Meskipun gerak mereka untuk mengkritisi kebijakan pemerintah sangat dibatasi. Sekarang, gerak-gerik mahasiswa memiliki kebebasan yang luas. Aksi dan media bisa digunakan sebagai sarananya.
Pemuda punya hak sepenuhnya untuk mengkritisi kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Kebebasan bukanlah suatu hal yang tidak beraturan. Kebebasan ini perlu diimbangi dengan norma dan etika. Potensi pemuda adalah sebagai kaum intelektual, para directure of change. Yang memiliki semangat yang membara karena darah mudanya. Obsesi dan ego adalah hal yang melekat pada pribadi mahasiswa. Namun, sebagai orang yang memiliki intelektual tinggi mahasiswa seharusnya bisa menunjukkan sikap bijaksana, lapang dada dan kedewasaan yang tinggi.
Di sisi lain mahasiswa  adalah sosok penting penerus bangsa. Perannya bertanggung jawab dalam menentukan  maju atau mundurnya Indonesia ini di hari esok. Hanya mahasiswa yang bisa mengharumkan negeri ini dengan prestasinya, dengan ide-ide segarnya. Dengan perannya Indonesia dapat bersaing dengan dunia internasional. Megikuti arus globalisasi yang semakin hari semakin mendunia.
Negeri ini tidak membutuhkan pemuda yang suka bermalas-malasan, yang hanya mengisi hari-harinya untuk hura-hura dan bersenang-senang saja. Tapi negeri ini membutuhkan pemuda yang memiliki semangat darah juang yang tinggi, mencetak prestasi mengharumkan bangsa. Yang mampu mengajak kepada kebaikan, berguna bagi masyarakat dan agama. Dimanapun peran kita mari kita maikan peran bersama untuk menciptakan lingkungan kampus, masyarakat dan pemerintah yang bertanggungjawab.
Wahai pemuda, sadarilah dipundakmu melekat nasib bangsa kekedepan.
***

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar

Komentar anda kami tunggu...