Memainkan Peran Pemuda
Datang dari barat…
Datang dari timur…
Mahasiswa…
Petikan
lagu di atas merupakan lagu wajib yang sering dikumandangkan mahasiswa-mahasiswa yang
sedang turun di jalan. Bukan tidak memiliki arti apa-apa namun di dalamnya
mengandung filosofi yang dalam. Mengandung semangat kepemudaan. Mahasiswa diberbagai
daerah belahan bumi Indonesia adalah satu yang bertanggung jawab sebagai
pengontrol dan satpam pemerintah. Mengawasi dan mengkritisi kebijakan
pemerintah demi kesejahteraan rakyat. Dan selalu stand by untuk menjadi pahlawan yang menegakkan kebenaran dan
keadilan. Itulah sosok mahasiswa.
Mahasiswa
pada zaman dulu ketika rakyat Indonesia haus akan keadilan adalah sosok
pahlawan penyalur aspirasi wong cilik,
mereka dipandang sebagai kaum intelektual yang dapat di contoh keteladanannya
karena perjuangannya untuk rakyat. Semangat nasionalisme kebangsaan yang
tinggi. Meskipun gerak mereka untuk mengkritisi kebijakan pemerintah sangat
dibatasi. Sekarang, gerak-gerik mahasiswa memiliki kebebasan yang luas. Aksi
dan media bisa digunakan sebagai sarananya.
Pemuda punya hak
sepenuhnya untuk mengkritisi kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Kebebasan
bukanlah suatu hal yang tidak beraturan. Kebebasan ini perlu diimbangi dengan
norma dan etika. Potensi pemuda adalah sebagai
kaum intelektual, para directure of change. Yang memiliki semangat yang
membara karena darah mudanya. Obsesi dan ego adalah hal yang melekat pada
pribadi mahasiswa. Namun, sebagai orang yang memiliki intelektual tinggi
mahasiswa seharusnya bisa menunjukkan sikap bijaksana, lapang dada dan
kedewasaan yang tinggi.
Di sisi lain
mahasiswa adalah sosok penting penerus
bangsa. Perannya bertanggung jawab dalam menentukan maju atau mundurnya Indonesia ini di hari
esok. Hanya mahasiswa yang bisa mengharumkan negeri ini dengan prestasinya,
dengan ide-ide segarnya. Dengan perannya Indonesia dapat bersaing dengan dunia
internasional. Megikuti arus globalisasi yang semakin hari semakin mendunia.
Negeri ini tidak
membutuhkan pemuda yang suka bermalas-malasan, yang hanya mengisi hari-harinya
untuk hura-hura dan bersenang-senang saja. Tapi negeri ini membutuhkan pemuda
yang memiliki semangat darah juang yang tinggi, mencetak prestasi mengharumkan
bangsa. Yang mampu mengajak kepada kebaikan, berguna bagi masyarakat dan agama.
Dimanapun peran kita mari kita maikan peran bersama untuk menciptakan
lingkungan kampus, masyarakat dan pemerintah yang bertanggungjawab.
Wahai pemuda, sadarilah
dipundakmu melekat nasib bangsa kekedepan.
***

0 komentar:
Posting Komentar
Komentar anda kami tunggu...