Senin, 21 Oktober 2013

Menu Filsafat Edisi Pertama

Kenapa manusia berfilsafat? menurut definisi barat orang yunani filsafat adalah olah pikir. Artinya kenapa manusia berfikir.  Eksperimen dalam filsafat adalah dengan menggunakan laboratorium filsafat meliputi sesuatu yang ada dan yang mungkin ada, dimanapun dan buka setiap saat. Ketika bereksperimen menggunakan perasaan saja maka manusia hanya akan terus bercinta atau terus berperang. Karena hanya menggunakan perasaan, berperang dan bercinta sesuai dengan kondisi.
Sebaliknya ketika menggunakan pikiran saja tanpa perasaan, maka manusia akan menjadi seperti alien, makhluk luar angkasa yang tidak berperasaan seperti pada film yang di buat oleh orang amerika. Manusia menciptakan alien dengan teknologi yang ada untuk menguasai dunia dan perang.  
Apa yang menjadi landasan pertama para filsuf? Landasan pertama para filsuf adalah rasa ingin tau karena ingin mengubah mitos menjadi logos. Filsafat yang paling pertama adalah filsafat alam. Objek filsafat alam adalah benda-benda alam disekitar kita, langit, bumi, bintang, tanah, api dan lain-lain. Filsafat berhenti didepan area spiritual. Ada saatnya ketika berdoa menghentikan pikiran, artinya merenungkan kembali doa-doa yang kita ucapkan.
Kenapa tidak semua orang dapat memahami filsafat? filsafat adalah dimensi yang berperan untuk mengkomunikasikan dimensi yang ada, baik dimensi vertikal maupun horizontal. Ada kalanya orang hidup nyaman dalam dimensi tertentu saja. Misalnya dimensi bisnis, dimensi petani, dimensi material, dimensi spiritual, dan lainnya. filsafat mengkomunikasikan satu dimensi dengan dimensi yang lain dengan bahasa analog. Bahasa analog adalah bahasa meta fisik, dibalik kata terdapat makna dan makna tersebut membentuk struktur dunia. Makna tersebut dipengaruhi oleh orangnya dan daerahnya.
Contohnya daerah datar, strukturnya rendah maka komunikasi nya horizontal. Misalnya  pemberian nama anak dan nyanyian-nyanyian dengan melihat kondisi alam seperti temaram karena melihat fenomena sore, byar pet karena melihat lampu mati hidup lagi. Untuk daerah yang mempunyai struktur tinggi dalam spiritual, dan kekuasaan tema nyanyian yang diangkat adalah tentang membela tanah air, membela bangsa, membela agama.
Daerah cilacap dan sekitarnya nama nyayian sesuai dengan apa yang dilihat, contoh tentang janda “nini landak", tentang cangkul yang sudah sobek “pacul goang”, tentang angin “lesus angin”, pohon waru yang miring “waru doyong”, warung pojok dan lainnya. berbeda dengan Yogyakarta tema nyanyiannya adalah tentang kerajaan, perebutan wanita kerajaan, membela negara, peperangan, kekuasaan dan seterusnya. Banjarmasin didaerah kerajaan, nyanyiannya adalah tentang prajurit yang baik.
Contoh makna meta fisik, nama Marsigit. Mar artinya samar-samar atau meragukan, merenung. Sigit artinya orang yang tampan, jadi terdapat orang tampan yang suka merenung seperti Arjuna dalam cerita wayang. Dibalik nama Marsigit terdapat harapan untuk menjadi seperti seorang Arjuna dengan menggunakan bahasa analog.
Setiap orang mempunyai filsafat sendiri-sendiri. Esensi hakiki dari filsafat adalah mengadakan sesuatu yang masih mungkin ada menjadi ada. Yang ada dan mungkin ada dalam seseorang dan orang lain tidak sama. Urusan yang ada dan mungkin adalah urusan masing-masing. Menuntut ilmu, berfikir, berfilsafat adalah urusan masing-masing.
Bagaimana filsafat bersinergi dalam kehidupan? Filsafat bersinergi dalam kehidupan karena filsafat itu hidup. Selama masih ada kehidupan maka terdapat filsafat yang menyertainya. Dampaknya dapat terkena terhadap yang ada dan yang mungkin ada. Contohnya dua buah batu yang bercinta sebagai efek potret dan rekaman dari kamera.
--Tingkatan dalam berfilsafat itu ada. bergantung pikiran, metode dan objek nya--
Bagaimana pandangan filsafat tentang alam kubur, surga dan neraka? Semua objek filsafat adalah yang ada dan mungkin ada. Menurut spiritual surga dan neraka ada. Secara filsafat, neraka itu ada, ciri sesuatu yang ada menurut filsafat adalah sesuatu yang dapat didengar, dirasa, dilihat, dilaksanakan dan dapat ditulis.
Setelah manusia meninggal apakah benar-benar tidak ada? pertanyaan tersebut membutuhkan jawaban spiritual. Dapat didekati dengan filsafat. Hanya saja dalam hal tertentu jawaban filsafat tidak dapat menjamin. Maka dibutuhkan referensi hipotetikal analisis, logika pengalaman dan intuisi selama bertahun-tahun.
Jawaban filsafat selalu relativ. Filsafat mempunyai rumus. Yang pasti dalam filsafat adalah hakikat, epistimologi dan aksiologi.  Dua hukum didunia menurut filsafat adalah hukum identitas dan hukum kontradiksi.
Filsafat itu hidup, terdapat usaha,ikhtiar, doa dan keikhlasan. Orang yang pandai berfilsafat adalah karena membaca dan melakukan prosesnya. Berfilsafat tidak sama belajar matematika, namun membutuhkan waktu untuk berproses dalam memahami konsep. filsafat itu harmoni, selaras hidup dan menyentuh spiritualitas. Maka perlu manage potensi dan tenaga.

                               ---Kendalikan filsafat dengan spiritualitas---

20 September 2013

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar

Komentar anda kami tunggu...